* HANYA INGIN BERBAGI *

terimakasih telah mengunjungi blog pribadi saya

* HANYA INGIN BERBAGI *

terimakasih telah mengunjungi blog pribadi saya

* HANYA INGIN BERBAGI *

terimakasih telah mengunjungi blog pribadi saya

* HANYA INGIN BERBAGI *

terimakasih telah mengunjungi blog pribadi saya

* HANYA INGIN BERBAGI *

terimakasih telah mengunjungi blog pribadi saya

Jumat, 23 Agustus 2013

ROUTING EIGRP

EIGRP ((Enhanced Interior Gateway Routing Protocol)merupakan routing prtokol yang dapat digunakan untuk jaringan yang berskala besar. pada router eigrp ketika melakukan konfigurasi tidak perlu mendaftarkan network network yang berada dijaringan tersebut , namun routing table akan di sinkronisasikan dengan router router disekitarnya, didalam EIGRP dikenal suatu istilah yang dinamakan dengan Autonomous System .yang berfungsi untuk membuat semua router berada dalam satu cakupan AS yang sama sehingga akan memudahkan dalam berkomunikasi dan pertukaran data, apabila ada router yang berada dalam AS yang berbeda ingin berkomunikasi maka tak akan bisa melakukan pertukaran data. Autonomous System dapat juga diartikan sebagai sekumpulan rerentan router berdekatan (Neighbour).


ROUTING STATIC

PART III

Sebelumnya telah dibahas bagaimana cara konfigurasi IP Address pada masing masing Router pada Part ini akan dibahas bagaimana konfigurasi dari routing static di setiap router sehingga setiap node didalam jaringan dapat saling berkomunikasi

Konfigurasi Routing Static
->Format penulisan routing statik
Ip route (network id tujuan) (netmask) (gateway)

1) Routing statik Router a
Router(config)#ip route 192.168.20.0 255.255.255.252 172.168.30.2
Router(config)#ip route 172.168.10.0 255.255.255.252 172.168.30.2
Router(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 172.168.30.2

ROUTING STATIC


>>Part II

Sebelumnya telah di ulas secara singkat mengenai routing static, untuk konfigurasi pada masing masing node atau router akan di bahas pada bab ini

Format penulisan ip address
# ip address x.x.x.x (ip address) x.x.x.x (netmask)

1.Router 1

konfigurasi pada interface serial 0/0/0
Router(config)#int se 0/0/0
Router(config-if)#ip add
Router(config-if)#ip address 172.168.30.1 255.255.255.252
Router(config-if)#clock rate 64000

ROUTING STATIC


>>Part I
Pada routing static seluruh alamat network pada sebuah jaringan akan di data – satu persatu untuk kemudian di buatkan table routing, sehingga jaringan dapat saling terhubung satu sama lain.





Gambar 2.1 merupakan contoh topologi jaringan yang akan di konfigurasi menggunakan teknik routing static. Pada gambar 3.2 terdapat 3 buah router dengan masing masing roter terhubung dengan satu PC, ada beberapa network id yang terhubung. Selanjutnya akan dibahas bagaimana membangun sebuah jaringan seperti pada gambar topologi diatas. pada artikel ini

Selasa, 20 Agustus 2013

INSTALASI JDK + NETBEANS

--> instalasi java+ netbeans
Instalasi Java + Netbeans 1. Menyiapkan tool istalasi JDK + Netbeans dan meyesuaikan dengan sistem operasi windows yang digunakan yaitu 64 bit atau 32 bit. Jika Tidak memiliki JDK + Netbeans bisa download di sini: JDK download di http://www.oracle.com Netbeans download di https://netbeans.org

1. Setelah semua paket instalasi selesai di download.
2. Sebelum melakukan instalasi Netbeans, terlebih dahulu lakukan instalasi JDK , lalu klik untuk melanjutkan

APLIKASI SEDERHANA

--> PROGRAM MENAMPILKAN NAMA DAN ALAMAT

Berikut merupakan source code program sederhana bahasa pemograman JAVA


Berikut hasil compiling dari source code di atas


Senin, 19 Agustus 2013

Tugas Technoprenur

Dosen : Dr. Ir. Gatot Hari Priowirjanto
Jakarta, 19 Agustus 2013


  1. Evan Rahanda/ Bukittnggi/ Politeknik Negeri Padang/ Kota Padang/ D4 ITB Seamolec
  2. Selama 3 Bulan ini saya bekerja outsourcing di PT. Telkom Indonesia 
  3. Satu Tahun yang akan datang saya akan bekerja di sebuha perusahaan bertaraf international , dan mendirikan sebuah perusahaan / lembaga pendidikan yang bergerak dalam bidang IT di daerah asal saya 

Seamolec , ITB


awalnya saya mengikuti program D4 ITB Seamolec batch 8 gelombang 1, namun di karenakan ada berbagaihal termasuk dengan masalah keuangan maka saya putuskan untuk mendaftarkan kembali di gelombang berikutnya. Alhamdullilah saya merasa bangga dan bahagia bisa diterima untuk ke-dua kalinya
di gelombang ke - 2 ini.

Berkuliah itb merupakan impian setiap orang termasuk saya sendiri, melalui program beasiswa yang diberikan oleh seamolec , yang menjembatani lulusan lulusan D3 dari seluruh indonesia untuk dapat berkuliah di ITB. harapan saya selama mengikuti

Senin, 20 Mei 2013

KONFIGURASI IP ADDRESS DI UBUNTU/BACKTRACK/ OS BASED DEBIAN

-->KONFIGURASI IP ADDRESS
DI UBUNTU/BACKTRACK/ OS BASED DEBIAN

IP Address merupakan sebuah alamat yang mengidentifikasikan host di dalam sebuah jaringan, pada dasarnya alamat ip didalam sebuah jaringan tidak boleh sama dan bersifat unik. IP Address merupakan sebuah aturan pada protocol TCP/IP agar seluruh host dapat saling berkomunikasi. Pembagian IP Address terlihat pada tabel 1.1
Tabel 1 Pembagian IP Address

Kelas
IP Address
Nilai Oktet Pertama Nilai untuk octet pertama (Notasi biner) Porsi network (N) dan Porsi Host (H)
A 1-127 00000000 – 01111111 N.H.H.H
B 128-191 10000000 – 10111111 N.N.H.H
C 192 -223 11000000 – 11011111 N.N.N.H
D 224 – 239 11100000 – 11101111
E 240 – 255
11100000 – 11111111



Untuk Mengkonfigurasi IP Address di Linux Based Debian, direktori filenya berada pada /etc/network/interfaces . Pada contoh kali ini saya menggunakan sistem operasi “linux ubuntu server 10.04”.